Thursday, April 16, 2009

Life cycle



"Yesterday, i saw woman, with her daughter laying upon her thigh.
nothing special. until i saw her daughter's face. it's blue. her lips, it's purple. then i hold my breath a while when i saw her eyes, indistinctly red. "what the...", i think at that time. i dont know what happened to that girl. but then somehow it teach me something.."


pernah ga sih kalian, cewek2 ngebayangin pnya pacar yang cukup layak untuk diajak mengarungi hidup bersama, nikah, punya anak dari dia, dan anak kalian lucu2, baik, dll..pasti pernah ya. wong saya aja udah sering..banget mikir yang ky gitu. hehe..malah saya lg agak2 ingin menimang bayi neh, skrg2...
such a wonderful posession i think.. so it's okay to me.

berlebihan ga sih mikirnya?

menurut saya sih, kalo dalam umur diatas 21an udah mikir pgn punya baby, ya wajar2 aja..saya aja ngerasa naluri keibuan saya udah agak-agak kentara day by day.. even though i'm not yet a woman. semuanya, menurut saya udah diatur dalam episode demi episode yang tertata dgn rapi. sebuah life cycle yang harus dialami. mungkin untuk perempuan, si siklus tadi lebih kerasa.

saya mengalami, mulai dari abg jerawatan yg demen naksir2 cowok yg lewat, which means i'm having a pre puberty. panik saat 'dapet' pertama. mulai relax beberapa tahun setelahnya karena udah terbiasa. dan malah panik kl ga 'dapet', hehe... (takutnya ada penyakit atau apaa...bukan yg aneh2, loh! :P)

abis dr remaja, main sama temen2, pacaran dengan yg agak2 serius, mulai main2 hati lebih dalem lagi, dst..akhirnya tahap pacaran jd suatu hal serius yang mulai dipertimbangkan. udah mulai mikir gimana kedepannya kita kl pacaran dgn si ini atau si itu.. di kehidupan keluarga juga udah mulai bisa ngasih ke orang tua, udah bisa diajak ngobrolin hal-hal seputar keluarga. udah bukan jadi anak kecil lagi. disaat ini, saya, kita --perempuan--udah mulai menyiapkan tahap, untuk menjadi seorang wanita..

well..yg paling yahud menurut saya adalah transformasi kita sebagai manusia perempuan, dari hanya seorang anak yang memiliki orang tua, remaja, turns to be a woman, dan hingga nantinya akan menjadi orang tua yang memiliki anak. Wow. i guess it's amaze me. satu lingkaran hidup penuh arti, yang menurut saya akan didapat saat kita pada akhirnya akan merasakan menjadi orang tua.. tau betapa bangganya pada anak kita saat mereka bisa melangkah, bangga saat mereka belajar berucap 'mama dan papa', bangga saat mereka cantik dan sempurna..sekaligus sakit saat ternyata mereka mulai bisa melawan pada orang tua, dan saat bangkangan, hujatan, ketidak puasan harus kita terima karena sedikit banyak itu akan menjadi bagian dari proses anak kita menjadi dewasa.. oh my God. dual complex..

saya yakin akan sangat banyak pelajaran yang bisa kita dapat setiap detiknya soal transformasi ini. pelajaran2 itu, baik atau buruk, pahit atau manis, mendewasakan kita dengan caraNya.

kembali ke pemikiran soal transformasi seorang wanita tadi, impian2 untuk menikah dan punya anak, dan impian indah-indah lainnya juga merupakan motivasi--i believe--untuk memetakan dan memantapkan persiapan kita ke masa depan. saya pernah dengar kalimat, katanya manusia itu harus punya mimpi. karena kalau manusia tidak lagi punya mimpi, then we have nothing left. so keep on dreaming, u guys, coz ur life's depend to ur dream.

tapi itu mimpi yang indah2..

gimana kalau mimpi itu berhasil jadi nyata, tapi ada sesuatu yg 'menodainya'? misalnya..anak kita yang lucu hasil pernikahan dengan suami yang baik itu ternyata sakit..dia terkena jenis penyakit dimana hanya 1:1.000.000 anak di dunia menderita penyakit tsb? dia gbsa berkembang seperti layaknya anak2 kecil yg lain. hidupnya akan selalu bergantung.. gmn?

well, itu namanya suratan hidup sih..tp apa kita yang selama ini impikan biasanya kan selalu yg manis-manis..nah, maksud saya gimana kl suddenly apa yang kalian cita-citakan dgn indahnya malah membuat kalian rela, tapi sedikit merana?..naudzubillah ya, Allah..

bukan maksudnya menakut-nakuti dan tidak mensyukuri ujian hidup yang kiranya akan ada, hanya sekedar membagi perasaan bahwa banyak sekali yang kita harus siapkan --terutama perempuan-- untuk menghadapi ujian hidup, yang layaknya sebuah siklus, seperti halnya sesuatu yang membahagiakan, ujian pun akan berulang.

sebagai perempuan, pastinya apa yang dirasakan akan lebih banyak daripada kaum adam. kenapa? yah..karena dari sononya kita udah terlahir sebagai kaum yang halus, lembut, dan tentunya sensitif akan segala hal.. makanya, mungkin beban2 berat akan dihadapi secara dramatis oleh para perempuan, walaupun mereka tidak menunjukkannya pada dunia..


jadi..itu tadi. siapkan mental rupanya langkah yang tepat, mumpung masih muda..mumpung masih banyak waktu merenung dan berpikir menghayati hidup..

Be a woman, must be tough.
So be a tough woman, guys.. :)


Regards,..

Tuesday, April 14, 2009

Let me begin..

okay..
so i started from nothing. hope it would change into something, brilliant, dazzling, sparkling..

what would i say on my first post?

Karena blog ini akan di publish dan kemungkinannya adalah dibaca semua orang, saya akan menulis hal-hal yang masuk akal saja..hehhe...:)
kemarin, baru aja saya menuntaskan membaca dwilogi Ketika Cinta Bertasbih. such an inspiring novel, i think. dari dulu saya selalu berpikir, selalu ada cara untuk merubah dunia. bahkan untuk itu tidak harus selalu dengan mengeluarkan biaya dan tenaga, justru ada saat dimana hanya butuh kekuatan pikiran untuk melakukannya.. apa yang dilakukan kang abik lewat karya-karyanya, menurut saya membuktikan itulah salah satu cara merubah dunia..

apa yang ada di seantero jagad, yang terjadi di seluruh alam, yang menimpa seluruh makhluk di bumi dan semesta..semuanya adalah bukti dari sebuah kekuasaan mutlak, yang kalau terus dirinci harus mulai dari mana merunutnya, hanya akan menimbulkan kerumitan di pikiran manusia. namun, bagaimana bila kita memanfaatkan kekuatan pikiran yang telah Tuhan berikan dan menggabungkannya dengan hukum sebab akibat, lalu BOOM! semua alasan yang selama ini hanya menjadi rahasia dan tanda tanya, bisa diketahui?...

power of mind, bisa membawa kita kemana-mana. kita bisa berkelana dari tempat yang paling terekspos sinar dunia, hingga ke tempat yang tak tersentuh nalar kita sebelumnya --karena kelemahan jangkauan pengetahuan kita --, semua dengan sensasinya masing-masing. kekuatan pikiran, dapat menyentuh syaraf paling vital dan membuatnya melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak masuk akal. kekuatan pikiran, bisa mengubah apapun yang kita mau, dan kita bisa memilih untuk larut dan berubah bersamanya atau diam saja.

apa sebenarnya mind power itu?
  • BRAIN/MIND POWER adalah ilmu yang mengajarkan tentang pikiran manusia dan bagaimana memberdayakannya. Ilmu ini termasuk ilmu baru yang berkembang pada abad 20.
  • Walaupun cuma sebesar tempurung kelapa dan beratnya kurang dari 3 kilogram, tapi otak manusia luar biasa hebat. Terdapat miliaran sel di dalamnya. Tiap sel setara dengan 1 komputer tercanggih di dunia. Tidak banyak orang yang tahu betapa hebatnya pikiran manusia. Menurut para ahli, rata-rata manusia baru menggunakan kekuatan pikirannya kurang dari 10%. Bahkan Einstein pun baru menggunakannya kurang dari 15%. Banyak orang yang sampai akhir hayatnya tidak dapat memberdayakan otak/pikirannya.
  • Dengan BRAIN/MIND POWER (pikiran sadar dan bawah sadar, otak kiri dan kanan serta hati/niat) kita bisa memunculkan kekuatan raga, alam, dan ilahi. Beberapa penjabarannya seperti menolak informasi negatif secara otomatis, super brain memori, menyembuhkan diri sendiri, membaca kilat, meraih impi efek dari kekuatan pikiran (tidak selalu magic atau kekuatan alam).

melihat sedikit penjelasan tersebut, tidak terbayang betapa banyak hal yang bisa dilakukan dan terjadi karena kolaborasi antara kekuatan pikiran dan hukum sebab akibat yang menjadi rute perputaran hidup manusia..

maka selanjutnya mari kita coba untuk menggunakan lebih banyak kapasitas otak kita untuk menginspirasi dunia lebih banyak lagi..seperti halnya dwilogi novel yang tadi saya contohkan bisa menginspirasi saya, saya harap walaupun saya bukan seorang penulis novel ternama --bahkan bukan seorang penulis--, kekuatan pikiran saya yang masih sedikit dimanfaatkan ini bisa bertambah dan menginspirasi semua yang membaca nantinya..


more power for me to empower us all...
(i hope)



Regards,